Rabu, 07 Maret 2012

Three Day Cleansing: Membersihkan Tubuh dalam Tiga Hari

Salah satu pembersih tubuh yang terbaik dan dapat digunakan dalam three day cleansing adalah apel. Bahkan selain pembersih darah terbaik, apel juga memiliki khasiat untuk menyembuhkan. Kenyataan ini sesuai dengan ungkapan 'An apple a day will keep the doctor away' atau 'cukup satu apel sehari dan dokter pun tidak akan perlu lagi.
Selain apel, bahan pembersih mujarab lainnya adalah wortel. Di dalam wortel hampir seluruh kebutuhan tubuh tersedia. Hali itu tidak berarti bahwa hanya apel dan wortel yang dapat digunakan untuk membersihkan tubuh. Masih banyak buah atau sayuran lain yang dapat digunakan, seperti jeruk, semangka, anggur, dan kacang panjang.

* Hari pertama
Pagi sekitar pukul 06.00, minumlah 1½ - 2 gelas sari pepaya (sekitar 400-500cc). Jangan gunakan pepaya yang masih mentah atau yang terlalu matang agar tidak menggumpal ketika dibuat jus. Tujuan meminum sari pepaya adalah sebagai pencahar untuk membersihkan isi perut. Setengah jam kemudian atau pukul 06.30, minumlah sari wortel tanpa dicampur air, garam, gula, atau bahan apapun. Selanjutnya, sari wortel sebanyak 3 liter diminum lima atau enam kali sehari. Apabila sari wortel tersebut tidak terlalu cocok dengan tubuh Anda, minumlah sedikit demi sedikit, tetapi upayakan frekuensinya lebih sering.
Namun jika tidak cocok sama sekali, gantilah dengan sari apel atau dengan sari buah dan sayuran lainnya. Jangan lupa, selama mengikuti program pembersihan tubuh ini, Anda tidak boleh mengonsumsi makanan apa pun selain bahan pembersih itu.

* Hari kedua
Sama dengan hari pertama, mulailah dengan meminum sari pepaya pada jam 06.00 pagi sebanyak 1½ gelas. Setengah jam kemudian kembali meminum sari wortel seperti dianjurkan pada hari pertama. Pada hari kedua ini, agar ada serat di dalam perut, makanlah satu batang wortel satu hari, sebaiknya pada waktu tengah hari. Disamping memakan sebatang wortel pada hari kedua ini, minumlah satu sendok teh minyak zaitun tiga kali sehari. Tujuan minum minyak zaitun adalah sebagai pelumas kerongkongan dan usus. Perlu diingat, apabila wortel yang digunakan sebagai pembersih, hanya wortel yang boleh dimakan, tidak boleh dicampur dengan bahan lain.

* Hari ketiga
Hari ketiha tidak jauh berbeda dengan hari kedua. Perbedaannya adalah pada hari ketiga ini tidak perlu dimulai dengan minum jus pepaya, melainkan langsung minum jus wortel dengan takaran dan aturan yang sama dengan hari kedua. Sebatang wortel dapat dimakan pada hari ketiga ini, sama seperti pada hari kedua. Sementara itu, minyak zaitun tetap diminum tiga kali sehari sebanyak satu sendok teh.
Pada hari ketiga ini Anda akan merasa lapar. Namun, jangan khawatir, rasa lapar itu bukan karena kekurangan zat-zat yang dibutuhkan tubuh, melainkan tubuh Anda sedang dibersihkan dari sisa-sisa makanan yang menumpuk.

* Hari keempat
Three day cleansing sudah selesai. Diperbolehkan makan dan minum selain jus wortel dan pepaya.
Pada hari keempat, jika masih dapat bertahan, hentikanlah minum sari wortel, tetapi minumlah hanya air putih bersih (jika memungkinkan air suling) sebanyak-banyaknya. Ini akan menolong membersihkan sisa-sisa kotoran yang masih menumpuk di dalam tubuh.
Namun, jika tidak tahan, pada hari keempat ini Anda boleh minum sari sayuran dan buah-buahan lainnya atau makan buah dan sayuran lainnya yang semuanya dalam kondisi segar.

* Hari kelima dan seterusnya
Pada hari kelima ini Anda sudah boleh minum sari buah dan aneka sayuran, termasuk memakannya mentah-mentah. Jangan terlalu cepat kembali ke menu makanan sehari-hari ketika tubuh sedang dalam proses pembersihan, apalagi jika Anda mengidap suatu jenis penyakit. Jangan lupa meneruskan minum sari buah dan sayuran setiap hari. Namun jika sama sekali tidak dapat menahannya, Anda boleh mengonsumsi makanan yang sedikit dimasak (setengah matang) di hari keempat atau hari kelima.
Sesudah satu minggu mengikuti menu makanan yang diutarakan di atas, Anda sudah boleh menyantap menu makanan kebiasaan Anda sehari-hari, tentunya dengan memerhatikan hal-hal sebagai berikut:
- kurangi makanan dimasak
- kurangi pemakaian garam, gula, dan minyak
- kurangi telur, daging, dan ikan
- jangan minum susu sapi
- jangan makan roti putih, mentega, dan keju
- jangan merokok, minum minuman keras, kopi, dan teh.

> Gejala-gejala selama pembersihan
Berikut ini gejala-gejala yang sering terjadi ketika melakukan program three day cleansing:
@ terasa sakit di daerah yang dibersihkan
@ seperti merasa panik
@ untuk sementara waktu akan merasa sakit perut, kepala, bahkan semua tubuh terasa tidak enak, dan kemungkinan juga merasakan sembelit
@ ujung-ujung jari tangan dan kai kadang-kadang terasa seperti ditarik-tarik.

Apabila hal-hal itu terjadi, jangan takut karena itulah pertanda tubuh sedang dibersihkan. Sudah tentu, tubuh Anda tidak akan dapat dibersihkan sempurna hanya dengan satu kali mengikuti program three day cleansing. Sisa-sisa makanan dan kotoran di tubuh yang telah mengeras dan menumpuk selama bertahun-tahun tidak dengan gampang dapat dihancurkan dan dibuang seluruhnya. Oleh karena itu pembersihan ini dapat dilakukan minimum empat kali dalam setahun, lebih baik lagi jika bisa dilakukan setiap bulan. jangan lupa makanan yang kita makan sehari-hari selalu meninggalkan sisa di dalam tubuh, apalagi jika jenis makanan itu bersifat anorganik. Sisa-sisa inilah yang membuat bagian-bagian tubuh itu tidak berfungsi secara normal.

> Berpuasa
Baru-baru ini para ahli menganjurkan untuk berpuasa karena menurut mereka puasa adalah salah satu cara membersihkan tubuh yang baik dan merupakan salah satu penyembuh alamiah yang terbaik. Lantas, apakah yang dimaksud dengan berpuasa di sini? Berpuasa artinya dengan rela tidak makan apa pun untuk sementara waktu. Sebenarnya setiap orang telah berpuasa setiap hari dengan tanpa disadarinya. Tatkala Anda tidur malam hari, sebenarnya Anda telah berpuasa sampai pagi. Itulah sebabnya dalam bahasa Inggris, makan pagi itu disebut dengan breakfast atau berbuka puasa. Selama malam hari itu, tubuh dan alat pencernaan Anda sedang beristirahat. Itulah salah satu keuntungan berpuasa, yakni dapat mengistirahatkan bagian-bagian tubuh.
Setidaknya ada tiga alasan orang berpuasa, yakni karena agama, politik, dan ilmiah (rasio). Puasa karena agama sering dilakukan sebagai jalan untuk memperoleh pengampunan dan untuk mengatasi persoalan dengan memohon pertolongan dari Allah. Puasa agama turut membulatkan dan mengonsentrasikan pemikiran kepada Tuhan atau mendekatkan hubungan dengan Tuhan, Khalik semesta alam.
Puasa politik sifatnya berbeda. Jenis puasa ini biasanya diadakan terang-terangan di muka umum. Sebenarnya puasa politik lebih tepat disebut dengan istilah 'mogok makan'. Biasanya puasa politik merupakan wujud pernyataan protes terhadap ketidakadilan oleh suatu golongan atau pemerintah. Namun, kenyataannya, puasa politik atau mogok makan jarang mengubah orang yang jahat menjadi baik.
Puasa ilmiah adalah puasa yang berorientasi pada kesehatan. Dalam buku ini puasa dimaksudkan membersihkan tubuh dan membuang racun-racun dari tubuh. Artinya, ada racun-racun di dalam tubuh sebagai faktor utama penyebab aneka penyakit. Apabila tubuh terus-menerus diisi makanan, sedangkan tubuh sedang berusaha menyembuhkan dirinya sendiri, berarti kita memaksa tubuh menggunakan vital forces (tenaga cadangan) yang telah tersedia di dalam tubuh. Karena itu, jika ada gejala penyakit, salah satu cara terbaik untuk menormalkan tubuh adalah dengan berpuasa, karena hal itu berarti memberi kesempatan kepada alat pencernaan untuk beristirahat.
Berpuasa dapat dilakukan selama 24 jam atau 36 jam, tanpa makan apa pun sama sekali. Orang yang sedang berpuasa dapat minum air putih atau sari sayuran, apalagi jika waktu berpuasanya cukup lama atau lebih dari 24 jam. Ada orang yang tahan berpuasa selama satu bulan penuh, bahkan samapi 40 hari. Biasanya orang yang tahan berpuasa dalam waktu lama, tubuhnya akan bersih dan terhindar dari berbagai penyakit.
Ketika seorang sakit, biasanya nafsu makannya akan hilang. Ini adalah cara alami tubuh menolong dirinya sendiri. Ketika hal itu terjadi, penderita tidak boleh dipaksa makan, karena ketika seseorang sakit, organ-organ tubuhnya lemah dan jika dipaksa makan akan menambah beban semua organ tubuh. Dalam keadaan sakit seperti ini, makanan terbaik baginya adalah sari buah dan sayuran atau makanan mentah.

Sumber: Dr. R.A Nainggolan, Terapi Jus & Diet, Cara Alami Menaklukkan 99 Jenis Penyakit. 2008.
Gambar: volarefm.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar